Wednesday, May 30, 2007

Prijanto Calon Kuat Pendamping Fauzi

KORAN TEMPO - Rabu, 30 Mei 2007

Demokrat masih bersuara beda.

JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Golkar menyatakan Mayor Jenderal Prijanto, Asisten Teritorial Markas Besar TNI Angkatan Darat, sebagai calon kuat pendamping Fauzi Bowo dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
"Ya, Prijanto calon kuat. Itu sudah clear," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI Jakarta Agung Imam Sumanto kemarin.
Menurut Agung, nama Prijanto muncul setelah koalisi partai pendukung Fauzi tak menyepakati nama dari calon-calon yang beredar. Untuk menghindari perpecahan, kata dia, koalisi lalu mencari nama yang tak pernah diusulkan salah satu partai.
Senin lalu, Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ade Surapriatna pun menyatakan dukungannya atas Prijanto. Alasannya kurang-lebih sama: agar koalisi pendukung Fauzi tak tercerai-berai. "Dia jadi alternatif agar tak ada yang merasa dikalahkan," ujar Ade.
Menurut Ade, di antara nama jenderal yang masuk bursa, Prijanto paling berpengalaman mengurusi Jakarta. Lulusan Akademi Militer pada 1975 itu pernah menjabat Kepala Staf Daerah Militer Kodam Jaya, Kepala Staf Garnisun I Jaya, dan Komandan Resor Militer di Jakarta. "Dia ngerti Jakarta, dong," kata Ade.
Sebelumnya, koalisi besar 16 partai telah menjaring calon wakil Fauzi. Dari sekian nama yang masuk, menurut Agung, pilihan koalisi sempat mengerucut pada tiga nama: Slamet Kirbiyantoro (yang dijagokan Golkar), Djasri Marin (PDI Perjuangan), dan Ferrial Sofyan (Partai Demokrat).
Belakangan koalisi sepakat bahwa keputusan akhir berada di tangan Fauzi Bowo. "Dia (Prijanto) itu permintaan Fauzi," ujar Agung.
Agung manambahkan, di internal PDI Perjuangan, Prijanto telah mendapat restu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. "Dia dianggap bisa menjaga keamanan Jakarta," ucap Agung.
Meski begitu, dukungan terhadap Prijanto belum bulat betul. Partai Demokrat, misalnya. Penyokong penting koalisi pengusung Fauzi itu hingga kemarin masih bersuara beda. Partai ini tetap menjagokan Ferrial Sofyan, Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta, sebagai pendamping Fauzi. "Kata siapa koalisi sepakat Prijanto," ujar Ferrial.
Di PDI Perjuangan, dukungan atas Prijanto rupanya tak sebulat klaim Agung. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan PDI Perjuangan Jakarta Budi Arie Setiadi mengatakan masih menolak calon militer aktif sebagai wakil Fauzi. Apalagi jika calon itu muncul tanpa penjaringan partai. "Proses penyaringan di partai harus dihormati," kata Budi.
Kemarin Fauzi Bowo memastikan akan mengumumkan pasangannya hari ini. Deklarasi pasangan Fauzi itu berkali-kali tertunda. Padahal, pesaing ketatnya, pasangan Adang Daradjatun-Dani Anwar, telah mendeklarasikan diri pada 26 Maret.
Fauzi mengakui keterlambatan itu. "Jika baru diumumkan Senin (28 Mei), sangat terlambat," ujar Fauzi, Jumat lalu. Tapi, menurut Fauzi, dirinya tak bisa mengumumkan pendamping sebelum berkonsultasi dengan koalisi.
BADRIAH IBNU REZA

0 comments: